You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Lagan Mudik Punggasan
Logo Desa Lagan Mudik Punggasan
Lagan Mudik Punggasan

Kec. Linggo Sari Baganti, Kab. Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat

KKN Kelompok 4 UNU Sumbar Berkolaborasi dengan Kelompok Tani Aslan Jaya dalam Pengembangan Potensi Pertanian dan Perkebunan Nagari Lagan Mudik Punggasan

nagari 19 Agustus 2026 Dibaca 24 Kali
KKN Kelompok 4 UNU Sumbar Berkolaborasi dengan Kelompok Tani Aslan Jaya dalam Pengembangan Potensi Pertanian dan Perkebunan Nagari Lagan Mudik Punggasan

Lagan Mudik Punggasan, Pesisir Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU Sumbar) Nagari Lagan Mudik Punggasan melaksanakan kegiatan kolaborasi bersama Kelompok Tani Aslan Jaya yang berada di Nagari Lagan Gadang Mudik Punggasan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi sektor pertanian dan perkebunan yang dimiliki nagari.

Nagari Lagan Mudik Punggasan memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup besar, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan. Potensi tersebut tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat nagari.

Melalui kegiatan bersama Kelompok Tani Aslan Jaya, mahasiswa KKN Kelompok 4 turut melihat secara langsung berbagai potensi yang terdapat di lingkungan pertanian dan perkebunan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi petani dalam mengelola dan mengembangkan hasil pertanian maupun perkebunan.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada upaya pengembangan lebih lanjut terhadap potensi pertanian dan perkebunan, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga bagaimana hasil yang dimiliki masyarakat dapat dikelola secara lebih optimal sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Penguatan pengelolaan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta pengembangan inovasi menjadi bagian penting dalam mendorong sektor pertanian dan perkebunan agar semakin produktif dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN UNU Sumbar juga berupaya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian yang tidak berhenti pada kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi turut mendorong munculnya gagasan dan peluang pengembangan potensi lokal. Sementara itu, pengalaman dan pengetahuan masyarakat yang telah lama berkecimpung dalam sektor pertanian menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi yang saling melengkapi.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, kelompok tani, dan masyarakat nagari, diharapkan potensi pertanian dan perkebunan di Nagari Lagan Mudik Punggasan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menjadi langkah kecil dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pemanfaatan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki nagari.

KKN Kelompok 4 UNU Sumbar bersama masyarakat, bergerak menggali potensi, mengembangkan inovasi, dan membangun nagari melalui kekuatan sektor pertanian dan perkebunan.

Lagan Mudik Punggasan, Pesisir Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU Sumbar) Nagari Lagan Mudik Punggasan melaksanakan kegiatan kolaborasi bersama Kelompok Tani Aslan Jaya yang berada di Nagari Lagan Gadang Mudik Punggasan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi sektor pertanian dan perkebunan yang dimiliki nagari.

Nagari Lagan Mudik Punggasan memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup besar, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan. Potensi tersebut tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat nagari.

Melalui kegiatan bersama Kelompok Tani Aslan Jaya, mahasiswa KKN Kelompok 4 turut melihat secara langsung berbagai potensi yang terdapat di lingkungan pertanian dan perkebunan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi petani dalam mengelola dan mengembangkan hasil pertanian maupun perkebunan.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada upaya pengembangan lebih lanjut terhadap potensi pertanian dan perkebunan, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga bagaimana hasil yang dimiliki masyarakat dapat dikelola secara lebih optimal sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Penguatan pengelolaan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta pengembangan inovasi menjadi bagian penting dalam mendorong sektor pertanian dan perkebunan agar semakin produktif dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN UNU Sumbar juga berupaya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian yang tidak berhenti pada kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi turut mendorong munculnya gagasan dan peluang pengembangan potensi lokal. Sementara itu, pengalaman dan pengetahuan masyarakat yang telah lama berkecimpung dalam sektor pertanian menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi yang saling melengkapi.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, kelompok tani, dan masyarakat nagari, diharapkan potensi pertanian dan perkebunan di Nagari Lagan Mudik Punggasan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menjadi langkah kecil dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pemanfaatan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki nagari.

KKN Kelompok 4 UNU Sumbar bersama masyarakat, bergerak menggali potensi, mengembangkan inovasi, dan membangun nagari melalui kekuatan sektor pertanian dan perkebunan.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 809.928.839,00 Rp 827.928.839,00
97.83%
Belanja
Rp 792.688.632,78 Rp 817.436.295,42
96.97%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp -10.742.543,58
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 312.346.000,00 Rp 312.346.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 18.000.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 493.382.839,00 Rp 493.382.839,00
100%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-Tahun Sebelumnya
Rp 4.200.000,00 Rp 4.200.000,00
100%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 541.378.132,78 Rp 541.378.132,78
100%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 190.109.000,00 Rp 198.778.166,50
95.64%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 41.801.500,00 Rp 49.159.996,14
85.03%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 15.000.000,00 Rp 20.320.000,00
73.82%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 7.800.000,00
56.41%